Warning: session_start() [function.session-start]: open(/tmp/sess_efff3e9d7f3fc9944e57ab6205393a6a, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/itsamsun/public_html/rohis66-jkt.org/wp-content/themes/s5_comaxium/functions.php on line 2
Gaul Islami Dong, Ukh! | Rohis SMA Negeri 66 Jakarta | Official Homepage

Gaul Islami Dong, Ukh!


gaulislami Gaul Islami Dong, Ukh!

Bismillahirrahmaanirrahiim

Membaca title artikel ini, kira - kira apa yang terlintas di fikiran ukhti?

"Jadi Akhwat harus gaul dong, ukh!" yap, kalimat tersebut memang ada benarnya. Mengapa kita sebagai akhwat apalagi aktivis dakwah harus gaul?

Ukhti ingat salah satu iklan operator seluler 'kan, dengan kata nyentrik "KAMSEUPAY" yang suka diartikan "kampungan sekali udik payah".

Wah , ini sih namanya gawat ukh, masa' kita mau dibilang seperti itu? hehehe. Beralih dari sebuah iklan, sebenarnya ada hal lain yang lebih penting dari sekedar istilah "kamseupay". Sebagai aktivis dakwah, kita memang dituntut untuk gaul. Bukan hanya sekedar update ilmu agama terus - menerus tanpa mengetahui "kabar terkini".

Mengapa demikian? Mungkin saja kita dianggap tidak asyik karena hanya mengetahui soal agama dan tidak tahu topik – topik menarik yang suka dibicarakan teman – teman di sekolah, atau bahkan kita dianggap “ekslusif” lantaran kita ngga ngerti apa yang teman – teman bicarakan, lantas kita hanya berkumpul dengan sesama ikhwah Rohis.

“Lalu, gimana caranya biar gaul?” stop, sebelum kepikiran untuk menjadi gaul, ukhti harus memerhatikan hal – hal tertentu. Gaul tidak sembarang gaul. Tentunya gaul yang islami dan menjauhkan mudharat, bukan malah sebaliknya. Biar ngga kepeleset, cekidot ! :

1. Sohiban sama cowok? Impossible!
“Cowok kan lebih pengertian dan gak ‘ember’”. Lebih rasional x emosional??

Peluang Maksiat

a. Bersahabat kudu saling deket.
Yang namanya sahabat, biasanya kemana – kemana bareng. Tapi apa jadinya kalau seorang akhwat bersahabat dengan seorang ikhwan? Yang ada malah khalwat.

b. Sahabat adalah tempat sharing/curhat.
Siapa bilang cowok lebih pengertian? Mungkin saja iya, mungkin saja tidak. Tidak semua curhatan atau topik dapat kita bicarakan dengannya. Apalagi topik yang sensitif mengenai masalah akhwat. Malu dong, ukh?

c. Sohiban sama cowok berpeluang menimbulkan maksiat.
Berawal dari sekedar curhat, jalan bareng, lama – lama timbul virus merah jambu! Ini juga gawat ukh, kalau sudah saling suka, bisa – bisa berlanjut dari status sahabat menjadi TTM.

d. Terpengaruh gaya hidup cowok.
Ada kemungkinan seorang akhwat bisa terpengaruh gaya seorang cowok, alias tomboy.


Lalu sebaiknya bagaimana, ukh? Sahabat itu tidak harus dengan seorang ikhwan/cowok. Kita sebagai akhwat boleh berteman dan sharing dengannya sebatas aktivitas muamalah. Sesama akhwat, ada baiknya memilih sahabat yang : se akidah, shalihah/taqwa, penuh perhatian dan pengertian.

Anas r.a mengatakan bahwa Nabi SAW bersabda,

“Tidak beriman salah seorang di antaramu sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri.” (HR Bukhari)


Tips mempertahankan persahabatan :
1. Saling percaya, jangan su’udzon
2. Bersikap tulus
3. Rela berkorban (waktu dan pikiran)
4. Terbuka
5. Jadi pendengar yang baik (empati dan peduli)

2. Ngga kencan, ngga trendi?!
“Kencan” disini maksudnya berkhalwat, atau telah berstatus “pacaran”. khalwat dalam pacaran sudah jelas mendekati zina. Di antaranya saling berpandangan dengan syahwat. “Kita pacaran ngga ngapa- ngapain, kok” duh, mana ada pacaran nunduk terus, jaga pandangan?

Selain mendekati zina, banyak juga resiko lainnya, misalnya beban pikiran dan perasaan. Seperti lagu Duo Maia, “aku mau makan, ku ingat kamu....” hehe. Terlebih lagi kalau sampai pacaran yang tidak sehat, alias berujung pada MBA (Married by accident) dan pelecehan. Tahu – tahu di putusin, ujung – ujungnya aborsi. Kalau sudah begini, yang rugi kaum hawa kan? Hii..Naudzubillahi min dzalik.

Ingat ukhti, kita sebagai akhwat harus bisa menjaga izzah kita dengan menjaga pandangan, menutup aurat, gaul islami, dan hati – hati sama bujuk rayu kaum adam.

3. Geng yang gue banget~!
Naah..ini dia. Ngga ada salahnya kok, ukh, kalau kita memiliki kelompok alias “geng”. Tapi, geng di sini adalah geng yang positif, bukan sekedar untuk mejeng dan gaya – gayaan. Misalnya “Geng Dakwah”. Wah, ngga bakal rugi kalau anggotanya akhwat aktivis dakwah. Juga Akhwat yang gaul islami memiliki sifat study oriented , berpenampilan baik, adaptasi pergaulan yang baik, serta up to date alias ngga ketinggalan zaman dalam artian positif. Kalau kita bergaul dengan akhwat yang seperti ini, ukh, kita bisa mengenal banyak karakter dan pola pikir masing – masing, bisa mengasah kedewasaan kita, dsb.

4. Akhwat gaul? So what gitu lho!
Karena tren barat, akhwat muslimah semakin “terjepit” posisinya. Pakai Jilbab yang benar, malah dibilang ngga ngikutin mode. Mau menjaga izzah dengan membatasi pergaulan, malah dibilang kuper. Niat mendakwahi teman, justru dibilang rese’. Duh ukhti, rasanya serba salah ya? Tunggu dulu, jangan keburu bete! Ada solusinya, kok.. :

a. Berteman dengan semuanya
Artinya, jangan meng – ekslusifkan diri. Karena kita lebih nyaman ngobrol dengan ikhwah rohis, alhasil teman – teman lainnya diabaikan. Ups.. jangan begitu yah, ukh!

b. Berteman juga dengan ikhwan/cowok
Yang penting ngga khalwat dan ikhtilat serta tetap menjaga izzah.

c. Gaul soal obrolan
d. Menjaga penampilan
e. Olahraga, why not? Asal ngga pamer aurat.

So, kesimpulannya , ngga ada salahnya kok ukh kalau jadi akhwat gaul, asalkan gaulnya gaul islami.
Tips – tips gaul islami :
1. Perluas wawasan
2. Perbanyak teman
3. Be yourself (jangan jadi bunglon!)
4. Jaim itu terkadang perlu
5. Ikuti tren (yang penting niatnya bukan untuk pamer)

Wallahu a’lam bisshowwab


Sumber : Mentoring Keputrian, dan buku “Gaul Islami”

Posted in Keputrian   Tagged , , , , | 6 Comments

6 Responses to “Gaul Islami Dong, Ukh!”

  1. Amelia Fyanisa says:

    jgn ngaku gaul kalo belum baca ini ;) .

  2. Sriwi Rahayu says:

    Bagusss, izin copy yaa.

  3. Syafira Rahmani Koto says:

    nice :)

  4. Marisa Handayani says:

    Subhanaallah :)

  5. I was examining some of your articles on this site and I believe this website is really instructive! Keep putting up.

Leave a Reply

Recent Posts


Warning: Unknown: open(/tmp/sess_efff3e9d7f3fc9944e57ab6205393a6a, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp) in Unknown on line 0